Blanc Robot adalah robot otonom yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan teknologi Australia. Robot ini menggunakan atap fotovoltaik surya dan sistem baterai lithium-ion.
Basis robot otonom bertenaga listrik ini dapat dilengkapi dengan kokpit yang disesuaikan, memungkinkan perusahaan, perencana kota, dan pengelola armada untuk mengangkut orang, barang, dan melakukan tugas dengan aman pada kecepatan rendah di lingkungan perkotaan, dan dengan biaya rendah.
Di bidang kendaraan listrik, pengurangan bobot merupakan tren perkembangan yang tak terhindarkan karena keterbatasan masa pakai baterai. Pada saat yang sama, dalam produksi massal, pengurangan biaya juga merupakan pertimbangan yang penting.
Oleh karena itu, AEV Robotics bekerja sama dengan perusahaan lain untuk mengembangkan cangkang struktural satu bagian yang dapat diproduksi untuk Robot Blanc dengan menggunakan teknologi material ringan dan keahlian manufaktur material komposit. Cangkang ini merupakan komponen kunci yang dapat mengurangi bobot dan kompleksitas manufaktur kendaraan listrik tak berawak (Applied EV) secara signifikan.
Cangkang atau penutup atas Robot Blanc adalah komponen tunggal terbesar pada kendaraan tersebut, dengan luas total sekitar 4 meter persegi. Cangkang ini terbuat dari senyawa cetakan struktur serat kaca (GF-SMC) yang ringan, berkekuatan tinggi, dan berkekakuan tinggi, menggunakan teknologi pencetakan.
GF-SMC adalah singkatan dari glass fiber board molding compound, yang dibuat menjadi bahan cetakan berbentuk lembaran dengan cara merendam serat kaca dengan resin termosetting. Dibandingkan dengan komponen aluminium, GF-SMC milik CSP mengurangi berat casing sekitar 20% dan sangat menyederhanakan proses manufaktur.
Teknologi pencetakan CSP dapat mencetak pelat tipis dan berbentuk kompleks secara integral, yang sulit dicapai jika menggunakan bahan logam. Selain itu, waktu pencetakannya hanya sekitar 3 menit.
Cangkang GF-SMC memungkinkan Robot Blanc mencapai kinerja struktural yang dibutuhkan untuk melindungi peralatan internal utama dari kerusakan. Selain tahan api, cangkang ini juga memiliki stabilitas dimensi dan ketahanan terhadap korosi.
Kedua perusahaan akan terus bekerja sama untuk lebih memanfaatkan teknologi material ringan dalam memproduksi serangkaian komponen lainnya, termasuk elemen struktural, kaca, dan panel bodi untuk produksi kendaraan listrik (EV) pada paruh kedua tahun 2022.
Waktu posting: 14 Juli 2021




