Plastik yang diperkuat serat kaca (FRP)Perahu memiliki keunggulan bobot ringan, kekuatan tinggi, ketahanan terhadap korosi, anti penuaan, dan lain-lain. Perahu banyak digunakan di bidang perjalanan, wisata, kegiatan bisnis, dan sebagainya. Proses pembuatannya tidak hanya melibatkan ilmu material, tetapi juga pengendalian proses yang cermat untuk memastikan kualitas dan kinerja produk akhir.
Proses pembuatan perahu plastik yang diperkuat serat kaca.
(1) Transformasi cetakan:Cetakan yang digunakan dalam proyek ini semuanya dipasok dari luar, dan terkadang cetakan tersebut perlu sedikit modifikasi.
(2) Pembersihan jamur:Bersihkan kerak lilin dan debu di permukaan cetakan. Gunakan kain kasa bersih untuk membersihkan semua bagian permukaan cetakan.
(3) Memainkan agen pelepas:Oleskan agen pelepas cetakan secara merata pada permukaan cetakan hingga membentuk lapisan tipis yang halus, tunggu 15 menit sebelum mengoleskan lapisan berikutnya, setiap cetakan harus diulangi 7 hingga 8 kali.
(4) cat gel coat:Gel coat dilapis cat di dalam cetakan, bahan baku gel coat berupa resin gel coat, penggunaan kuas dan rol bulu untuk melapisi gel coat, pengecatan dilakukan secara merata, pertama tipis lalu tebal.
(5) Pemotongan:Gunakan gunting atau pisau untuk memotong kain fiberglass sesuai panjang yang dibutuhkan.
(6) Pencampuran dan penggabungan:Gunakan gelas ukur untuk menambahkan zat pengeras ke resin poliester tak jenuh dan aduk rata, sehingga resin mengental menjadi padat dalam jangka waktu tertentu, proses pengerasan dilakukan pada suhu ruangan tanpa pemanasan.
(7) Akumulasi lapisan:Proses penambahan lapisan pada proyek ini melibatkan perekatan manual dan vakum dengan dua cara.
Pasta tangan:Setelah lapisan gel mengeras hingga tingkat tertentu, resin akan dicampur dan dioleskan pada lapisan gel, lalu dipotong terlebih dahulu.kain fiberglassLapisan resin akan dioleskan, kemudian rol penekan akan menekan kain fiberglass agar terlapisi resin secara merata dan gelembung udara dikeluarkan. Setelah lapisan pertama selesai dan diperbaiki, oleskan resin dan letakkan kembali kain fiberglass, dan seterusnya hingga jumlah lapisan yang ditentukan terpenuhi.
Kekosongan:Letakkan sejumlah lapisan kain fiberglass yang telah ditentukan pada antarmuka cetakan, lalu letakkan lapisan kain infus, selang infus, tempelkan pita perekat, kemudian letakkan membran kantung vakum, pasang katup vakum, konektor cepat, selang vakum, nyalakan pompa vakum untuk menggunakan tekanan negatif guna mengeluarkan udara, dan akhirnya gunakan tekanan negatif pada suhu ruangan untuk menyuntikkan resin ke dalam kantung vakum dalam kondisi alami (suhu ruangan) untuk proses pengerasan. Setelah mengeras, kantung vakum dilepas dari cetakan. Setelah mengeras, kantung vakum dilepas dan cetakan dikeluarkan.
Dalam proses pemasangan fiberglass dan resin menggunakan kuas rol, perlu dibersihkan secara berkala, dengan menggunakan aseton.
(8) pemasangan tulangan:Sesuai dengan kebutuhan penguatan, material inti dipotong menjadi ukuran dan bentuk yang dibutuhkan, kemudian dilakukan proses akumulasi. Ketika lapisan akumulasi FRP mencapai ketebalan yang dibutuhkan sesuai desain, maka...Resin FRPSaat masih dalam proses pembentukan gel, segera letakkan bahan inti, dan sesegera mungkin dengan tekanan yang sesuai, ratakan bahan inti pada lapisan FRP, agar FRP mengeras, lepaskan beban, lalu tambahkan lapisan kain fiberglass.
(9) perekatan rusuk:Lambung FRP terutama terbagi menjadi bagian atas dan bawah, perlu menggunakan resin dankain fiberglassPada bagian bawah cetakan, bagian rusuk dipasang pada lambung, untuk memudahkan pemasangan dan instalasi bagian atas lambung. Prinsip perekatan rusuk sama dengan prinsip perekatan kayu lapis.
(10) pelepasan cetakan:Laminasi dapat dilepas dari cetakan setelah waktu pengeringan tertentu, dan produk diangkat keluar dari cetakan dari kedua ujung cetakan.
(11) Perawatan jamur:Pertahankan cetakan selama 1 hari. Gunakan handuk bersih untuk menggosok sisa bahan pelepas cetakan, lalu lakukan pengolesan lilin sebanyak 2 kali.
(12) Kombinasi:Gabungkan cangkang atas dan bawah yang telah dikeringkan dan dilepas dari cetakan, gunakan perekat struktural untuk merekatkan cangkang atas dan bawah, lalu rakit cetakannya.
(13) Memotong, mengamplas dan mengebor:Lambung kapal perlu dipotong, diampelas sebagian, dan dibor agar nantinya dapat dipasang perangkat keras dan perlengkapan baja tahan karat.
(14) Perakitan produk:Gesper, engsel, lubang ulir, saluran pembuangan, sekrup dan perangkat keras lainnya serta sandaran, pegangan dan perlengkapan baja tahan karat lainnya sesuai dengan kebutuhan pelanggan menggunakan sekrup yang dipasang pada lambung kapal.
(15) Pabrik:Kapal pesiar yang telah dirakit akan meninggalkan pabrik setelah melewati inspeksi.
Waktu posting: 08-Oktober-2024

