Material komposit polimer yang diperkuat serat kaca (GFRP)Bahan ini standar dalam konstruksi karena memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, tidak mudah berkorosi, dan serbaguna dalam pemrosesan.
Pertama-tama, GFRP umumnya diaplikasikan dalam konstruksi aktual untuk membuat elemen penopang beban utama seperti balok dan kolom, serta panel lantai. Penerapan pola serat kaca multi-aksial bersamaan dengan resin tahan cuaca memungkinkan komponen GFRP untuk memberikan kekuatan tarik dan lentur yang luar biasa. Misalnya, balok yang diperkuat dengan GFRP dapat mengurangi dimensi penampang melintang sambil mempertahankan kapasitas penahan beban struktural, sehingga meningkatkan ruang interior yang dapat digunakan. Pada struktur lantai, sifat lentur yang sangat baik dari lembaran GFRP dapat meningkatkan kekakuan struktural, mengurangi defleksi di tengah bentang, dan memperpanjang masa pakai.
Kedua, dalam industri konstruksi, GFRP secara bertahap menggantikan tulangan baja tradisional untuk meningkatkan daya tahan struktural dan ketahanan korosi. Tulangan baja tradisional mudah terkorosi di lingkungan lembap, semprotan garam, atau bahan kimia, sedangkan GFRP menunjukkan ketahanan korosi yang sangat baik. Percobaan menunjukkan bahwa bahkan di lingkungan dengan kadar garam tinggi,GFRPGFRP mempertahankan lebih dari 90% kekuatannya setelah 1000 jam pengujian korosi yang dipercepat. Hal ini menjadikan GFRP sebagai material struktural yang sangat diperlukan dalam jembatan pesisir, terminal pelabuhan, dan pabrik industri. Selain itu, koefisien ekspansi termal GFRP mendekati koefisien ekspansi termal beton, sehingga mencegah konsentrasi tegangan akibat perubahan suhu dan memperpanjang umur keseluruhan struktur beton.
Komponen GFRP juga banyak digunakan di lingkungan yang sangat korosif, seperti dasar tangki di pabrik kimia, dasar platform laut, dan dinding kolam di instalasi pengolahan air limbah. Area-area ini terpapar asam, basa, dan zat korosif lainnya dalam jumlah tinggi dalam jangka waktu lama. Sementara material konvensional mudah berkorosi, GFRP hampir kebal terhadap serangan kimia. Statistik menunjukkan bahwa setelah terpapar larutan asam dengan pH 3 selama 6 bulan, GFRP akan memiliki 95% dari kekuatan lentur aslinya, sehingga memberikan jaminan jangka panjang untuk struktur di lingkungan yang keras dan biaya perawatan serta penggantian yang rendah. Infrastruktur yang menua juga membutuhkan perbaikan dan penguatan, seperti banyak jembatan jalan dan bangunan properti. GFRP adalah material penguat yang sempurna karena kuat, ringan, dan memiliki ikatan yang baik dengan beton. Dalam proyek penguatan jembatan, bagian tarik balok biasanya direkatkan dengan lembaran GFRP untuk memperkuatnya dalam lentur. Balok beton bertulang GFRP dapat diperkuat hingga 20-50%. Dalam perbaikan terowongan, produk jaring GFRP digunakan dalam penguatan lapisan untuk memperkuat batuan di sekitarnya dan membuatnya lebih stabil serta tahan terhadap geser. Pemasangan lapisan GFRP cepat dan tidak mengganggu struktur yang ada secara signifikan, sehingga cocok untuk perbaikan darurat bangunan dan jembatan tua.
Terakhir, dalam rekayasa jembatan dan terowongan, untuk jembatan yang lebih tua, melapisi permukaan komponen penahan beban denganLembaran atau pelat GFRPDengan menggunakan resin epoksi khusus untuk ikatan yang kuat, GFRP dapat meningkatkan kapasitas menahan beban dan memperlambat proses penuaan struktur. Dalam rekayasa terowongan, jaring GFRP bekerja bersama dengan beton untuk membentuk struktur pendukung terintegrasi, secara efektif meningkatkan ketahanan geser dan stabilitas jangka panjang terowongan, terutama di daerah rawan gempa.
Perbandingan Kinerja Aplikasi GFRP pada Struktur Bangunan
| Skenario Aplikasi | Kinerja Beton Bertulang Tradisional | Performa Setelah Menggunakan GFRP | Rentang Peningkatan Kinerja |
| Kekakuan Lentur Dek Jembatan | Kekakuan Biasa | Meningkat lebih dari 30% | >30% |
| Ketahanan Korosi | Rentan terhadap Erosi Ion Klorida | Tidak ada penurunan kinerja yang signifikan. | Tingkat Retensi >90% |
| Pengaruh Penguatan Kapasitas Dukung Jembatan Tua | Kapasitas Beban Awal | Meningkat sebesar 20%~30% | 20%~30% |
| Kinerja Geser Penopang Terowongan | Kekuatan Geser Biasa | Meningkat lebih dari 10% | >10% |
Waktu posting: 05-Jan-2026

