Produk:Serat basal yang dipotong-potong
Waktu pemuatan: 27/06/2025
Jumlah muatan: 15 kg
Kirim ke: Korea
Spesifikasi:
Bahan: Serat Basalt
Panjang Potongan: 3mm
Diameter Filamen: 17 mikron
Dalam bidang konstruksi modern, masalah retak pada mortar selalu menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas dan daya tahan proyek. Dalam beberapa tahun terakhir, filamen basal cincang, sebagai material penguat baru, telah menunjukkan efek anti-retak yang sangat baik dalam modifikasi mortar, memberikan solusi inovatif untuk proyek konstruksi.
Sifat material
Kawat cincang basal adalahbahan seratdibuat dengan melebur bijih basal alami lalu ditarik dan dipotong, yang memiliki tiga keunggulan utama:
1. Sifat kekuatan tinggi: kekuatan tarik 3000 MPa atau lebih, 3-5 kali lebih tinggi daripada serat PP tradisional
2. Ketahanan alkali yang sangat baik: tetap stabil dalam lingkungan basa dengan nilai pH hingga 13.
3. Distribusi tiga dimensi dan kacau: filamen pendek dengan panjang 3-12 mm dapat membentuk jaringan penguat tiga dimensi di dalam mortar.
Mekanisme anti-retak
Ketika mortar menghasilkan tegangan susut, serat basal yang terdistribusi secara merata secara efektif mencegah perluasan retakan mikro melalui "efek jembatan". Percobaan menunjukkan bahwa penambahan serat basal potongan pendek dengan laju volume 0,1-0,3% dapat membuat mortar:
- Retakan penyusutan plastik awal berkurang 60-80%
- Penyusutan akibat pengeringan berkurang 30-50%
- Peningkatan ketahanan terhadap benturan hingga 2-3 kali lipat
Keunggulan Teknik
Dibandingkan dengan bahan serat tradisional,serat basal yang dipotong-potongdalam pertunjukan mortir:
- Dispersibilitas yang lebih baik: kompatibilitas yang sangat baik dengan material semen, tidak menggumpal.
- Daya tahan luar biasa: tidak berkarat, tidak menua, masa pakai lebih dari 50 tahun.
- Konstruksi yang praktis: dapat langsung dicampur dengan bahan baku mortar kering tanpa memengaruhi kemudahan pengerjaan.
Saat ini, teknologi ini telah berhasil diterapkan pada pelat rel tanpa balas kereta api berkecepatan tinggi, koridor pipa bawah tanah, plesteran dinding eksterior bangunan, dan proyek-proyek lainnya, dan pengujian aktual menunjukkan bahwa teknologi ini dapat mengurangi kejadian retakan struktural hingga lebih dari 70%. Dengan perkembangan bangunan hijau, jenis material penguat dengan bahan alami dan kinerja yang unggul ini tentu akan lebih banyak digunakan.
Waktu posting: 04 Juli 2025

